Akhir kisah hidup manusia
October 11, 2006 by eve-d-angela
Jakarta, 11-10-2006
Akhirnya mamah Bandung harus kembali kepangkuan ILLAHI, beliau berpulang ke Rahmatullah hari jum’at kemarin pukul 15.15 sore. Perjalanan panjang kisah hidup seorang wanita yang sangat tegar yang belum tentu akan sanggup setiap wanita menjalaninya.
Setelah berjuang seorang diri menafkahi dan membesarkan ke lima putra putrinya, beliau akhirnya melepaskan kelelahannya untuk kembali kesang pencipta. Penyakit yang menderanya, yang menyiksanya, yang menyayat kepedihan bagi siapapun yang mendengar erangan kesakitan yang hanya bisa dirasanya, telah menghabiskan jiwa dan raganya.
Diakhir nafasnya beliau telah tenang dan senyum terakhir yang tak sempat aku tatap namun tetap dapat kubayangkan melekat dari wajah pucat berselimut kafan putih berwangi kapur barus.
Didipan panjang berbujur kaku makhluk ALLAH yang telah menunaikan tugas mulianya sebagai seorang istri , seorang ibu, seorang eyang, seorang teman , seorang lawan dan seorang pemimpin yang sangat tegar, tegas, lugas, dan tak pernah takut pada apapun dan siapapun. Namun dibalik kekerasan dan ketegasannya beliau menyimpan suatu rasa tidak ingin menyusahkan orang lain bahkan untuk menyusahkan anak2nya sendiri.
Aku memang adalah pihak luar dari keluarga besar Drs.Julianto, aku hanyalah menantu yang hanya bisa meluangkan waktuku selama 12 tahun terakhir. Hormatku, sayangku, cintaku padanya tulus, seperti aku menyayangi mamahku sendiri. Beliau selalu membelaku, tidak ada perkataan kasar sedikitpun yang keluar dari mulutnya tentangku, yang terkadang memojokkanku dihadapan menantu2 lainnya. Beliaulah penyemangat hidupku, pemberi ketegaran dan dukungan dalam karier dan rumah tanggaku. Belum cukup rasanya aku memberikan pengabdianku untuk menyenangkan mu, membuatmu tersenyum selalu diantara gurauan dan tawa canda dari anak2ku.
Mom…. semoga kau tenang dialam sana, semoga ALLAH menerimamu kesisiNYA, semoga kebaikanmu, amal ibadahmu, dan doa kamu semua dapat membimbingmu ke tempat terindah yang dijanjikan Allah, yaitu surga Firdaus.
Doaku selalu menyertaimu mom… My love, my life, my heart will always be with you.